Pembukaan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko Tahun Akademik 2024/2025
Jakarta, 13 Januari 2026, Universitas Nasional (UNAS) secara resmi membuka pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNAS, serta dilanjutkan dengan apresiasi bagi Auditor Terbaik dan Inovasi SPMI Terbaik sebagai bentuk penghargaan atas komitmen peningkatan mutu berkelanjutan.
Mekanisme Teknis AMI Berbasis Risiko
Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNAS, Dr. Muhani, S.E., M.Si, menyampaikan mekanisme teknis pelaksanaan AMI berbasis risiko periode 2024/2025. Dalam paparannya dijelaskan dasar hukum, mekanisme, serta ruang lingkup AMI berbasis risiko yang dilaksanakan pada seluruh unit kerja di UNAS. Penetapan audit didasarkan pada risiko awal yang ditentukan melalui evaluasi diri unit kerja disertai data dan dokumen pendukung.
AMI berbasis risiko ini merupakan kelanjutan dari AMI Level 2 yang telah dilaksanakan pascatransisi dari AMI konvensional. Pada periode ini, UNAS menargetkan penguatan implementasi menuju AMI Level 4 pada tahun-tahun mendatang. Pendekatan audit menggunakan matriks risiko berdasarkan tingkat dampak (impact) dan probabilitas, yang divisualisasikan dalam beberapa kategori warna.
Tahapan Pelaksanaan AMI
Pelaksanaan AMI berbasis risiko meliputi tiga tahapan utama, yaitu:
- Pra-AMI Tahap perencanaan AMI untuk menentukan peta risiko. Auditor menetapkan risiko awal berdasarkan evaluasi diri unit kerja yang dilengkapi dengan bukti dokumen pendukung.
- Pelaksanaan AMI Meliputi audit dokumen dan audit lapangan. Audit dokumen dilakukan melalui verifikasi awal kesesuaian terhadap standar dan matriks penilaian. Audit lapangan dilaksanakan melalui wawancara dengan auditee serta para pemangku kepentingan (mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan), observasi langsung, serta penelusuran bukti. Luaran tahap ini berupa laporan risiko residual beserta usulan mitigasi.
- Pasca-AMI Evaluasi efektivitas AMI oleh BPM dan pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai dasar tindak lanjut perbaikan berkelanjutan.
Pada AMI berbasis risiko tahun ini, audit difokuskan pada 60 indikator dengan total 71 unit auditee. Proses audit dilaksanakan oleh 40 tim auditor, masing-masing terdiri atas satu ketua tim dan satu anggota. Laporan hasil audit diverifikasi oleh koordinator auditor dan tidak lagi menggunakan pendekatan PLOOR, melainkan sepenuhnya berbasis risiko dengan rubrik penentuan level yang jelas.
Sambutan Rektor UNAS
Dalam sambutannya, Rektor UNAS Dr. El Amry Bermawim Putera, M.A, menyampaikan salam kepada Ketua Yayasan, para Wakil Rektor, Ketua BLM, para Dekan, Kepala Biro dan Badan, para auditor, serta seluruh hadirin. Rektor menegaskan bahwa AMI berbasis risiko periode ini merupakan pelaksanaan periode kedua di UNAS dan menjadi bagian penting dalam penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Rektor juga menyampaikan bahwa UNAS di wilayah DKI Jakarta telah melaksanakan SPMI dengan baik dan termasuk dalam klaster tipologi 1 berdasarkan penilaian LLDIKTI. Pelaksanaan SPMI internal harus terus diperkuat sebelum menghadapi penilaian eksternal. Kemajuan UNAS sangat bergantung pada kerja keras seluruh sivitas akademika dalam menyusun dan melaksanakan rencana kerja sesuai SOP yang berlaku.
Program studi yang telah unggul diharapkan terus mempertahankan dan meningkatkan implementasi SPMI, sementara program studi lainnya didorong untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Rektor juga menekankan pentingnya kesiapan menuju akreditasi internasional, termasuk peningkatan kerja sama global dan keberadaan mahasiswa asing, serta penyesuaian lulusan dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha.
Pembagian Tim dan SPMI Award
Selanjutnya, Kiki Buhori menyampaikan pembagian tim auditor serta informasi bahwa pedoman evaluasi diri dapat diakses melalui laman resmi BPM UNAS. Kegiatan ditutup dengan penyampaian SPMI Award oleh Dr. Muhani, S.E., M.Si, dengan kategori antara lain:
- Implementasi SPMI Terbaik
- UPM Terbaik
- Website Terbaik
- Auditor Terbaik
- Inovasi SPMI Terbaik
Melalui pelaksanaan AMI berbasis risiko ini, UNAS menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang adaptif, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung pencapaian visi sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.


