Irfan Marwansyah, Mahasiswa Teknik Elektro UNAS, Jalani Magang Internasional di Mizuho Spring Manufacturing Jepang

Nagoya, Jepang – Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro (Elektronika) Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional, Irfan Marwansyah, mengikuti Program Magang Internasional Jepang yang dilaksanakan di Mizuho Spring Manufacturing Co., Ltd., yang berlokasi di Midori Ward, Kota Nagoya, Prefektur Aichi. Program magang ini berlangsung selama satu tahun, terhitung sejak 24 September 2024 hingga 24 September 2025, sebagai bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam dunia industri manufaktur Jepang, sekaligus meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan bahasa, dan pembentukan karakter profesional.

Tahap Keberangkatan: Persiapan Akademik dan Mental

Pada tahap awal keberangkatan, Irfan mengungkapkan bahwa kemampuan bahasa Jepang yang dimilikinya masih berada pada kisaran dasar, baik dari segi kosakata, tata bahasa, maupun pemahaman Kanji. Hal ini menjadi tantangan utama dalam proses adaptasi di lingkungan kerja Jepang. Selain itu, ia juga menghadapi tantangan dalam pengurusan dokumen administrasi resmi serta persiapan mental untuk memasuki budaya kerja yang sangat berbeda dengan Indonesia.

Melalui persiapan akademik, pembelajaran bahasa Jepang, serta pemahaman terhadap budaya dan etika kerja Jepang, Irfan berupaya membekali diri agar siap menghadapi tantangan selama magang.

Pelaksanaan Magang: Adaptasi dan Peningkatan Kompetensi

Selama pelaksanaan magang, Irfan mengalami peningkatan kemampuan bahasa Jepang melalui penggunaan bahasa dalam aktivitas kerja dan kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap instruksi kerja juga meningkat secara signifikan, sehingga ia dipercaya untuk mengoperasikan beberapa mesin secara mandiri.

Di Mizuho Spring Manufacturing, Irfan terlibat langsung dalam pengoperasian mesin press otomatis yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan, sensor, aktuator, serta control panel. Ia juga mempelajari standar keselamatan kerja, penerapan Standard Operating Procedure (SOP), serta pentingnya konsistensi kualitas dalam proses produksi.

Selain itu, Irfan memperoleh kesempatan berharga untuk:

  • Dipinjamkan bekerja di perusahaan lain selama satu minggu sebagai bentuk kepercayaan perusahaan
  • Mengikuti kegiatan Job Fair yang diselenggarakan di Stasiun Nagoya, yang menguji kemampuan komunikasi, pemahaman industri, dan kerja sama tim

Pengalaman dan Pembelajaran Profesional

Melalui pengalaman magang ini, Irfan dapat mengaplikasikan ilmu Teknik Elektro yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya pada bidang Sistem Otomasi, Robotika, PLC, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia juga memperoleh pemahaman mengenai perawatan mesin press, mulai dari pemasangan dan pelepasan cetakan, penanganan overload, hingga identifikasi penyebab produk cacat.

Budaya kerja Jepang yang menekankan disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab memberikan pembelajaran penting tentang arti profesionalisme dan kerja tim dalam menjaga kualitas produksi.

Tahap Kepulangan: Dampak dan Penguatan Karakter

Menjelang akhir masa magang, Irfan merasakan peningkatan signifikan dalam kemampuan berkomunikasi, kemandirian, serta kepercayaan diri dalam bekerja. Pengalaman hidup mandiri di Jepang juga membentuk kedisiplinan dalam mengatur waktu, menjaga kebersihan, dan beradaptasi dengan aturan sosial masyarakat setempat.

Ia menilai bahwa pengalaman magang internasional ini memberikan manfaat besar, tidak hanya dalam pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi dunia industri global.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Harapan dan Rekomendasi

Sebagai penutup, Irfan menyampaikan beberapa rekomendasi:

  • UNAS diharapkan dapat meningkatkan pembekalan bahasa Jepang, khususnya kosakata percakapan sehari-hari dan Kanji, serta pemahaman budaya Jepang sebelum keberangkatan.
  • IFEME diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan peserta magang agar informasi dapat diterima secara jelas dan tepat waktu.
  • Calon peserta magang disarankan mempersiapkan kemampuan bahasa, etika, serta pemahaman budaya Jepang sejak dini.

Melalui Program Magang Internasional Jepang ini, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman global, meningkatkan kompetensi industri, dan membentuk lulusan yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *