Jakarta (Unas), 9 Februari 2026. Fakultas Teknik dan Sains (FTS) Universitas Nasional melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari upaya penguatan budaya mutu dan kesiapan akreditasi program studi. Audit ini dipimpin oleh Ketua Auditor, Ibu Mia Handini, S.T., M.Si., dengan pendekatan manajemen risiko sebagai metode evaluasi utama.
Audit Mutu Internal ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses akademik dan nonakademik berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan, sekaligus mengidentifikasi potensi risiko yang dapat memengaruhi capaian kinerja fakultas dan program studi.
Dekan Fakultas Teknik dan Sains, Ir. Ruliyanto, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa pelaksanaan AMI harus dilakukan secara apa adanya, tanpa ditutup-tutupi.
“Audit Mutu Internal ini harus dilaksanakan apa adanya. Tujuan utamanya bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan seluruh program studi benar-benar siap dan konsisten dalam melaksanakan proses akreditasi agar dapat meraih hasil unggul,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, auditor mencatat beberapa temuan penting yang perlu segera ditindaklanjuti. Di antaranya adalah belum terdokumentasinya kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tingkat internasional, serta data SINTA dosen yang belum seluruhnya terbarui. Kedua hal ini dinilai berpengaruh terhadap pemetaan kinerja dosen dan capaian indikator mutu institusi.
Menanggapi temuan tersebut, Fakultas Teknik dan Sains berkomitmen untuk segera melakukan tindak lanjut perbaikan (corrective action) melalui penguatan sistem dokumentasi pengabdian masyarakat serta pembaruan data kinerja dosen secara berkala dan terintegrasi.
Melalui pelaksanaan AMI berbasis manajemen risiko ini, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pendidikan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada mutu unggul.

