Jakarta, 26 Februari 2026, Program Studi Fisika, Fakultas Teknik dan Sains (FTS), Universitas Nasional melaksanakan kegiatan Audit Lapangan sebagai bagian dari penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan ini mengacu pada standar yang ditetapkan oleh LAMSAMA, dengan fokus pada sembilan indikator penilaian yang menjadi instrumen evaluasi mutu program studi.
Audit lapangan dihadiri oleh Dekan FTS, Ir. Ruliyanto, S.T., M.T., Ph.D; Wakil Dekan, Basori, S.T., M.T., Ph.D; Ketua Program Studi Fisika, Purwantiningsih, S.Si., M.Sc; Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM), Ni Larasati Kartika, S.Pd., M.Sc; Lead Auditor, Chika Kirana Budi Pratita, S.Sos., M.Sos; Anggota Auditor, Lili Dwi Yulianto, S.Kom., M.Kom; serta Observer, Yuri Delano Regent Montororing, S.T., M.T.
Dari unsur tenaga kependidikan, turut hadir Kepala Tata Usaha, Ernawati, S.E., M.Ak; Staf UPM, Muhammad Nurdin, S.Kom., M.Kom; dan Staf UPM, Muhammad Nuranggiya, S.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan dosen Prodi Fisika, yaitu Drs. Ari Mutanto, M.Pd; Febria Anita, S.Si., M.Sc; dan Dra. Diah Widiastuti, M.Kom, serta perwakilan mahasiswa, Kharizta Salsabil dan Nazwa Fatimy Zahra.
Dalam pelaksanaannya, audit lapangan mencakup verifikasi dokumen akademik dan non-akademik, evaluasi implementasi kurikulum, peninjauan sarana dan prasarana pembelajaran, serta wawancara dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Proses ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang dilaporkan dengan kondisi riil di lapangan.
Dekan Fakultas Teknik dan Sains menyampaikan bahwa audit ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Hasil audit diharapkan menjadi bahan evaluasi strategis untuk pengembangan Prodi Fisika ke depan, baik dalam aspek tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Melalui audit lapangan yang mengacu pada standar LAMSAMA ini, Prodi Fisika FTS Universitas Nasional menegaskan kesiapannya dalam memenuhi standar akreditasi serta memperkuat budaya mutu di lingkungan akademik.




