Jakarta, 4 November 2026 – Fakultas Teknik dan Sains (FTS) Universitas Nasional (UNAS) terus memperkuat produktivitas akademik melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan Penulisan Buku Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Biro Administrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UNAS, Rabu (4/11/2026).
Dalam periode ini, dosen FTS UNAS tercatat terlibat dalam 23 kegiatan akademik, yang terdiri atas 11 kegiatan penelitian, 4 kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan 8 kegiatan penulisan buku. Kegiatan tersebut melibatkan dosen dari Program Studi Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Mesin, dan Fisika. Capaian ini mencerminkan komitmen fakultas dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, penerapan teknologi, serta penguatan kontribusi akademik kepada masyarakat.
Riset Teknik dan Sains Menjawab Tantangan Teknologi
Bidang penelitian FTS UNAS mengangkat berbagai tema strategis yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan sistem monitoring dan proteksi berbasis Internet of Things (IoT), jaringan fiber optik, smart farming, teknologi pengolahan sampah organik, rekayasa material, nanoteknologi, energi, hingga pengembangan teknologi generator HHO.
Keberagaman topik tersebut menunjukkan karakter multidisiplin FTS UNAS dalam mengembangkan penelitian yang mengintegrasikan bidang teknik dan sains. Penelitian tidak hanya diarahkan pada pengembangan aspek teoretis, tetapi juga pada potensi penerapan dan pemanfaatan hasilnya untuk menjawab berbagai persoalan nyata.
Melalui kegiatan penelitian ini, FTS UNAS mendorong dosen untuk menghasilkan luaran yang memiliki nilai akademik dan manfaat praktis, sekaligus memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan fakultas.
Pengabdian kepada Masyarakat: Teknologi Hadir untuk Masyarakat
Pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dosen FTS UNAS mengembangkan kegiatan yang berorientasi pada penerapan teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas masyarakat. Tema kegiatan meliputi pelatihan digitalisasi sistem pemeliharaan fasilitas gedung berbasis QR Code, pelatihan Programmable Logic Controller (PLC), serta pendampingan pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa keahlian akademik di bidang teknik dan sains dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, pendidikan vokasi, dan pengembangan lingkungan yang berkelanjutan. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya fakultas memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui solusi teknologi yang aplikatif.
FTS UNAS terus mendorong agar program PkM tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat dikembangkan menjadi pendampingan berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi mitra dan masyarakat.
Delapan Buku untuk Memperkuat Literasi dan Keilmuan
Selain penelitian dan PkM, produktivitas dosen FTS UNAS juga ditunjukkan melalui delapan kegiatan penulisan buku. Topik buku mencakup rekayasa trafik telekomunikasi modern, teknologi informasi dan komunikasi, seismologi, rekayasa material, manajemen energi, getaran, hingga keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Penulisan buku merupakan bagian penting dalam pengembangan kapasitas akademik dosen dan penguatan sumber belajar bagi mahasiswa. Melalui karya ilmiah dan buku ajar, dosen dapat mendokumentasikan perkembangan keilmuan, memperkaya materi pembelajaran, serta menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat akademik yang lebih luas.
Pengembangan buku juga diharapkan dapat mendukung implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) melalui penyediaan referensi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Komitmen Dekan dalam Memperkuat Budaya Akademik
Dekan FTS UNAS, yang turut mengikuti penandatanganan perjanjian tersebut, menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penulisan buku sebagai bagian dari penguatan kinerja fakultas. Produktivitas Tridharma perlu dibangun melalui budaya akademik yang kolaboratif, terencana, dan berorientasi pada luaran yang dapat dimanfaatkan.
FTS UNAS juga terus mendorong keterlibatan dosen lintas bidang keilmuan, penguatan kolaborasi penelitian, serta pengembangan hasil penelitian menjadi inovasi yang memiliki nilai tambah. Dengan demikian, kegiatan Tridharma dapat memberikan kontribusi yang saling terhubung antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menuju FTS UNAS yang Inovatif dan Berdampak
Pencapaian 23 kegiatan penelitian, PkM, dan penulisan buku pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kinerja akademik FTS UNAS. Ke depan, fakultas berkomitmen meningkatkan kualitas luaran penelitian, memperluas dampak pengabdian, serta memperkuat publikasi dan karya ilmiah dosen.
Langkah tersebut sejalan dengan visi FTS UNAS untuk menjadi fakultas terkemuka yang mengedepankan inovasi, pembangunan berkelanjutan, dan nilai-nilai kebudayaan dalam menciptakan solusi teknologi untuk kesejahteraan masyarakat pada tahun 2031.
Bagi FTS UNAS, produktivitas akademik bukan sekadar jumlah kegiatan, tetapi bagaimana penelitian menghasilkan pengetahuan, pengabdian memberikan manfaat, dan buku menjadi warisan keilmuan bagi generasi berikutnya.

